Ekspedisi Lintas Jawa 2016

Bunda sering mendapat pertanyaan, kenapa keluarganya rajin melaksanakan road-trip khususnya Lintas Jawa? Tentu sebabnya ruas jalan tol Trans Jawa yang kian panjang membentang, memangkas jarak-waktu tempuh antar provinsi menjadi semakin mudah dihinggapi.

Tambahan bonus, pekerjaan ayah sebagai pejuang lepas pantai menganugerahi privilege‘ days-off yang cukup lama. Juga stamina, fokus dan ‘ketabahan’ ayah –ratusan jam konsentrasi pada jalanan sambil mendengar gemuruh “pasukan ngengat”– telah membuktikannya sebagai pengemudi handal (note: jikalau sudah jago menyetir di Nusantara artinya menyetir di negara maju menjadi sangat mudah!). Kesimpulannya, keluarga gempita ini memiliki ayah yang pandai menyetir.. dan bunda yang semangat membujuk halan-halan 😆 

Maksud dan tujuan menggiring laskar barudak menyambangi pelosok negeri adalah demi mengenal sejarah dan ragam budaya tradisional, mengedukasi anak bangsa, serta memahami asal-usul negeri elok nan indah permai tempat mereka dilahirkan. Laksana lagu nasional Tanah Airku yang terus dikumandangkan bunda, berharap Garuda tetap terpatri pada hati generasi mudanya, sehingga merah putih tak kan pernah hilang dari kalbu, di bahagian bumi manapun kelak mereka berada nanti #GarudadiDadaku.

Lalu mengapa Lintas Jawa? Mungkin kurang tepat juga bila disebut ‘melintas’ sebab sesungguhnya bunda’s crew mengitari Pulau Jawa dengan jarak tempuh total 3000 Km! Klan bunda terlanjur terpesona dengan beragam wisata yang ditawarkan oleh masing-masing kabupaten di Jawa –yang sedang giat memecut potensi pariwisatanya. Fasilitas wisata alam dan budaya dirapikan serta dipoles semenarik mungkin untuk memikat wisatawan, berikut kemudahan (accessible) untuk mendapatkan penginapan dan restoran #kekinian ditengah alam pedesaan. Namun (yang paling penting bagi bocah gembil hobi ngemil) tersedianya Indomart & Alfamart tiap radius ±5 km, bersamaan dengan merebaknya hiburan warga Om-telolet-Om :mrgreen:

Adapun rangkuman kegiatan “Ekspedisi Lintas Jawa 2016” sebagai berikut:

Hari No. Dari – Ke Via Bedah Hotel Bedah Resto Bedah Wisata
1 Jakarta- Semarang Tol Palimanan, Pejagan – Brexit Eden Altitude Semarang
Semarang – Yogya Tol Semarang – Bawen Adhistana Boutique Hotel Mediterranea Restaurant Yogya
2 Daerah Istimewa Yogyakarta Kharma Villas Yogyakarta Gudeg Mbak Lies Jl. Wijilan Museum Jendral Sudirman, Benteng Keraton Yogya
3 Yogya – Gunung Kidul Gunung Purba Nglanggeran, Griya Coklat Gn. Kidul
Wonosari – Pracimantoro Gua Tembus, Gua Merica, Museum Kartz
Pacitan Gua Gong, Pantai Klayar
Ponorogo Hotel Amaris CFC Ponorogo Plaza
4 Ponorogo – Malang Tulungagung, Trenggalek  Hotel Atria Malang Bakso Gepeng Jakarta @Tulungagung
5 Malang idem Malang Strudel, Depot Onde2 HTS, Cwie Mie Malang, Angsle Singosari, Candi Sumberawan, Kampung Warna-Warni Jodipan
6 Malang – Probolinggo Lawang, Pasuruan BeeJay Bakau Resort (BJBR) Rest-O-Tent Seafood & Bar BJBR, Durian Pasuruan Wisata mangrove & waterpark BJBR Probolinggo
7 Probolinggo – Banyuwangi Paiton, Panarukan, Situbondo, Baluran, Ketapang Ikan Bakar Barramundi Situbondo SPBU Utama Raya Rekor Muri: 80 Kamar Mandi !
Banyuwangi Mahkota Genteng CFC Banyuwangi, Durian merah & keju Blue Fire Kawah Ijen
 8 Banyuwangi  Jiwa Jawa Ijen Resort  Java Banana Ijen Cafe & Gallery
 9  Banyuwangi – Surabaya Jember, Lumajang, Probolinggo, Pasuruan, Bangil, Sidoarjo  Ar+otel Surabaya KFC Probolinggo Lumpur Lapindo Sidoarjo
10 Surabaya – Mojokerto Tol Mojokerto – Krian idem Pizza Hut Mojokerto Kerajaan Majapahit Mojokerto
11 Surabaya idem Bon Cafe Surabaya Monumen Kapal Selam (Monkasel) Surabaya, New Year Eve @Surabaya City
12 Surabaya- Semarang Gresik, Lamongan, Babat, Tuban, Lasem , Rembang, Pati, Kudus, Demak Wimarion Semarang Lontong Tuyuan Lasem, Soto Ayam Kudus @Kota Kudus Batik Tulis Lasem
 13  Semarang  idem  Lumpia Express, The Height Lounge
14 Semarang – Jakarta  Kendal, Batang, Pekalongan, Pemalang, Tegal, Tol Brebes, Pejagan, Cipali, Cikampek, JORR  Richeese Factory Tegal

Armada bunda selalu saja dikejutkan dengan pesona yang (kebanyakan tak sengaja) ditemukan dalam Ekspedisi Bedah Jawa. Pengalaman berharga menjelajahi gunung purba yang telah terbentuk sejak 60 juta tahun lalu, terpukau melihat sorot warna-warni stalakmit illuminated cave, berusah-payah mendaki gunung demi menyaksikan blue fire yang teramat langka di dunia, merinding pilu tatkala melintas di jalanan hasil kerja rodi 1000Km Anyer-Panarukan, menjenguk candi dan sisa bangunan peninggalan kerajaan terbesar Nusantara, hingga mendokumentasikan ‘state-of-the-art’ modern monument yang kian banyak menjalar di Pulau Jawa 😀 

Petuah KoperBunda:

  • Tips dan saran masih sama seperti yang tercantum dalam Ekspedisi Lintas Jawa 2015.
  • Mental di-setel to the point: Expect the Unexpected!
  • Alangkah baiknya jika anda memiliki asisten atau juru mudi cadangan yang dapat diandalkan. Bunda sendiri juga hobi menginjak gas pol. Ia mengantongi pengalaman mengemudi Lintas Jagorawi sampai mentok speed limit, lintas lampu merah, lintas ferboden, lintas trotoar, lintas jemuran warga –sehingga lebih aman bila ayah bersolo-karir dalam mengemudi.
  • Highlight trip Lintas Pulau Jawa kali ini; ayah mengusulkan brilliant idea memaketkan koper berisi gundukan baju kotor untuk dikirim pulang ke rumah, agar space didalam mobil lebih leluasa secara bunda gemar memasukkan muatan berlebihan, seperti pakaian dan kasur extra ditambah oleh-oleh berlimpah ruah.
  • 3 kali pengiriman via JNE (Ponorogo, Malang, Banyuwangi) telah dilaksanakan, namun (ntah mengapa) masih saja penumpang berhimpitan dengan berbagai bungkusan bingkisan. Oh bunda, #stop-overload!
  • Pada road trip kali ini, bunda berhasil menggotong pulang Patung Ganesha yang dibuat dari batu andhesit utuh seberat 4 kwintal! Setelah bertahun berburu arca, tiada disangka ia akan menemukannya di Mojokerto Jawa Timur dengan harga yang lebih acceptable (di kantong) bila dibandingkan Magelang maupun Ubud Bali. Sekedar saran untuk anda pengagum sculpture kesenian ukiran batu candi seperti bunda: kejarlah arca hingga ke Mojokerto!
  • Meski kemasan “jalan-darat ke Jawa” tampak kurang menarik bagi laskar muda, unsur fun & pleasure tetap disematkan di setiap perjalanan walau artinya ayah harus menggandakan uang eh budget! Monggo disimak tempat-tempat cihuy di kampoeng wong Jowo tersebut diatas –yang sanggup membuat sang bunda ternyana terpana.. 😯
  • Eniwey, celoteh KoperBunda tentang masing-masing tempat wisata tersebut diatas sedang dirangkum. Harap sabar dinanti ya, gaes!

This slideshow requires JavaScript.

1,927 total views, 1 views today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *