Hotel Raffles, Jakarta

Semenjak ditinggal mudik oleh mbok Djuminten Esmeralda, bunda menjadi kelimpungan tanpa adanya bantuan asisten yang mengurus singgasananya.

Maka daripada mendengar ocehan dan ratapan istri yang tak rela berubah menjadi upik abu, ayah menawarkan stay di hotel agar sang bunda tak perlu menjadi Cinderella. Ayah pun menyarankan hotel yang dekat dengan mall supaya lebih mudah dalam urusan mencari makan dan hiburan. Tawaran ayah disambut dengan jerit bahagia bunda, namun sekejap itu jua hatinya tersentak tatkala bunda spontan menyerukan nama Hotel Raffles Jakarta.

Ayah amat surprised mendengar kabar hotel bintang 5 yang menjadi icon di negara tetangga kini hadir di Indonesia. Walau sebenarnya, jaringan Raffles Hotels & Resorts yang terkenal ‘lux & glam’ sudah lama masuk dalam radar bunda. Sehingga ketika Hotel Raffles (properti ke-12) menyelenggarakan soft-opening pada bulan Maret 2015 lalu di Jakarta, bunda menyimpan harap.

Lagi-lagi ayah harus merogoh dalam kantongnya dan mengurungkan niat membeli bongkahan batu akik pancawarna demi sang bunda tercinta. Dan pagi ini, beliau tlah membawa seluruh armadanya (tak lengkap bila tak mengajak saya serta) menuju kawasan ‘golden triangle’ Kuningan district. Hotel yang berlokasi di Ciputra World 1, Jl. Prof. Dr. Satrio Kav. 3-5, Kuningan Timur, Setiabudi, Jakarta Selatan memiliki akses langsung menuju Lotte Avenue Mall dan Ciputra Artpreneur Center.

Di Singapore hotel ini menjadi bagian dari sejarah, sedangkan Raffles Jakarta is ‘a celebration of artistry’A hotel that combines art and business, leisure and glamour, style and service. Raffles Jakarta blends elegant Indonesian aesthetics with supreme comfort, technology and bespoke services as butlers provide warm and thoughtful service to guests. Begitu katanya.

Seorang punggawa ‘icon doorman‘ berbusana khas rancangan Oscar Lawalata dan bertopi raja, membukakan pintu mobil bunda lalu mengangkat tubuh gemuk saya bak a gentleman. Kemudian pasukan bunda harus lulus prosesi masuk melalui pintu detektor hingga akhirnya diijinkan menjejakkan kaki kedalam lobby yang alamak grandé. Mata bunda langsung silau-terpukau tatkala memasuki hotel yang memancarkan kemewahan.

‘One of a kind’ chandelier dan sebuah karya mozaik raksasa yang menyalin lukisan ”Menyusui II” –karya yang dilukis oleh Hendra Gunawan pada tahun 1982, setahun sebelum wafatnya sang maestro pendiri Akademi Seni Rupa Indonesia– terpampang masyhur nan megah di dinding lobby. Di balik dinding tersebut terdapat sebuah ruang tunggu eksklusif dimana pasukan bunda bisa duduk santai menanti ayah yang sedang check-in.

Hotel yang menjajakan gracious and impeccable service bagi kepuasan tamunya memiliki flexible check-in/out time. Keluarga bunda sudah tiba sejak pukul 10.00 WIB dan memanfaatkan late check-out hingga pukul 15.00 WIB esok hari! Pelayanan dilayani secara personal dan tiada ‘hustle bustle’ di reception counter seperti hotel lain.

Barisan bunda memasuki Raffles Room seluas 60 m² dengan panorama city view yang dibatasi oleh jendela kaca terbentang dari lantai hingga langit-langit. Living room dan bed room dipisahkan oleh pintu geser demi kebutuhan privacy, dimana tiap ruangnya terdapat TV LED 42”. Ada juga perangkat DVD Player sehingga The Ucrits bisa memutar film kesayangannya: Upin dan Ipin. Sesekali mang Ujang duduk di kursi boss seraya menulis memorandum diatas Executive writing desk. Dua buah lemari besar berjejer ketika memasuki foyer, dan –ini yang membuat bunda menyengir lebar– sebuah meja rias!

Seorang Butler (Butler? Istilah tersebut membuat bunda serasa berkunjung ke kastil batoe tempo doeloe dan dibukakan pintu oleh eyang Chief butler!) memandu setiap feature yang ada di dalam kamar tersebut. Walau bunda belum memahami benar fungsi dari 24 hour Butler service, ia sangat enjoy dengan pengalaman memanjakan ini.

Di atas coffee table sudah tersedia complimentary berupa buah tropis dan a jar of choco-chip cookies. Sebuah amplop berisi personal note dengan tulisan tangan menuliskan, “A journey to a thousand miles begin with a single step” by Laotse. Welcome to Raffles. Wishing you many great stories to bring home.

Minuman refreshment diantar oleh kang mas butler tak lama kemudian –meski bunda menantikan Singapore Sling– suguhan 5 gelas cantik berisi fresh blueberry soda sungguh menyegarkan. Kang mas tersebut sebelumnya sudah menjelaskan cara menggunakan mesin espresso di mini bar, tetapi dengan tawaran free (unlimited) coffee latte dari dapur hotel, bunda rajin menekan tombol ‘Butler‘ di pesawat telefon hanya untuk memesan kopi susu ala Italia ini.

Raffles Hotel memiliki 173 luxurious rooms and suites (yang katanya) some of the largest in Jakarta. Selain kamar yang mewah dan modern, sentuhan artistik juga terpapar di setiap ruang hingga kamar mandi! Detail seorang perempuan yang “Digigit Kepiting” dipahat langsung diatas marmer serta dipajang tepat di atas bathtub, memantik imajinasi dan menambah panjang deretan decak kagum bunda.

Dari dalam kamar, bunda dapat membuka lebar pintu geser untuk mengawasi bocah yang sedang bermain busa di all-marble bathroom. Kamar mandi lux nan ‘kinclonk’, featuring: deep soaking bathtub yang terpisah dengan walk-in shower rainfall, his and hers sinks, smart and warm toilet seat, premium bath and body amenities merk Asprey, custom-designed bathrobes, garam mandi super wangi, timbangan badan digital, hairdryer, vanity mirror agar lebih jelas melihat jerawat, serta built-in speaker bila ingin mendengar jazz music sambil berendam di tub..

Tak sabar menanti sore, regu bunda sudah beranjak menuju kolam renang yang memiliki Leisure pool feature (with submerged loungers) dimana mereka bisa ‘selonjoran’ di dalam kolam renang. Tambah lagi fitur 25 m outdoor lap pool, jacuzzi, children’s pool, cabanas, open-air pavilions serta yoga terrace.. komplit bingit! Ngemil miy goyreng di Navina pool bar sembari memandangi kolam renang dengan deretan pohon kurma disekitarnya, membawa bunda berangan sedang berada di Mediterranean pool site.

Teriknya matahari ibukota tak menjadi masalah karena hotel ini sudah menyiapkan sunscreen lotion, autan spray, face moist spray dan kipas untuk menangkal panas. Gracious service sungguh terasa kala disuguhi cool mint water yang segar dan fresh fruit, for free!

Dimana lagi ada 300 m jogging track diatas mall? Mungkin hanya di Raffles Jakarta disediakan jalur pathways dikelilingi tropical garden, seating area serta water fountain. Outdoor playground tambah melengkapi acara bermain anak-anak, beserta bapaknya :lol:. Slogan milik Hendra Gunawan yakni ‘art for the people’ bercerita dari sejumlah karya patung bertubuh montok berwarna neon yang menghias taman.

Fitness Centre turut hadir menyediakan Cardiovascular dan weight training equipment, serta Personal trainer untuk para ‘fitness-conscious’. Kids Club yang bersih dan luas, namun sayang saat ini masih kurang ragam permainan untuk pasukan unyil.

Sarapan di Arts Café terasa menyenangkan bila dapat menikmati beragam jenis international culinary cuisine  dipadu dengan design interior yang artistik. Laskar cilik berlatih table manner sekaligus menimba ilmu fine dining disini. Soal rasa ‘superb world-class cuisine’ tentunya tidak diragukan lagi. Eggs benedict dan Nutella french toast is a must!

Keluarga ini menyempatkan waktu singgah di sebuah lounge yang lagi-lagi meyandingkan kata lux & art. Karya Hendra bertajuk “Arjuna Menyusui” menghias dinding bar, namun selain itu banyak kisah yang dapat disampaikan melalui well-designed interior di ruangan ini. Tak heran bila The Writers Bar is a tribute to the famous novelists who have stayed at or written about Raffles Hotels around the world.

Raffles Jakarta memiliki art concierge alias pemandu seni bila ada tamu yang ingin mengetahui lebih dalam mengenai karya seni Hendra Gunawan, persisnya lukisan Hendra yang digemari Ciputra. Tiap benda seni diseleksi langsung oleh Om Ciputra sendiri, semuanya mempunyai makna dan cerita. Tamu juga dapat berkunjung ke Ciputra Museum yang terhubung langsung dengan hotel. Disini pengunjung dapat menghayati lukisan, sketsa dan surat-surat pribadi Hendra Gunawan mengisahkan tentang hidupnya yang menarik dan penuh warna.

Masih ada lagi fasilitas seperti meeting room, library, spa lengkap dengan pools, sauna and steam rooms. A magnificent 2500 m² Ballroom yang turut menghadirkan Wedding Specialists dapat dipesan untuk pernikahan putra-putri top tier petinggi negeri 😉

Malam ini baby naga terlelap pulas diatas huge twin bed yang beralaskan seprai katun mesir, hypo-allergenic pillows (on request) dan duvet bulu angsa. Bunda juga dapat memesan baby crib (on request) dan babysitter dalam kamar dengan biaya tambahan. Tapi untuk apa babysitter bila ada bundasitter?

“Certainly, Raffles Jakarta is a remarkable story to bring home”, bisik bunda yang tak rela pulang dan berharap ayah mengijinkan menginap satu malam lagi..

Saran KoperBunda:
• Saya tidak punya saran selain membawa dompet yang cukup tebal bila ingin hinggap disini :mrgreen:

This slideshow requires JavaScript.

2,445 total views, 5 views today

2 thoughts on “Hotel Raffles, Jakarta

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *