Kawah Kamojang, Garut

Garut, adalah sebuah Kabupaten di Provinsi Jawa Barat yang memiliki tempat spesial di hati bunda. Perjalanan ke Garut rasanya seperti mengulang kembali ke masa ia menjabat sebagai toekangjoealbit a.k.a mata/pahat bor ke sebuah perusahaan Geothermal yang berada di wilayah Kamojang.

Berhubung bunda sudah pensiun dari jabatan tersebut, maka kedatangannya kali ini untuk berkunjung ke obyek wisata Kawah Kamojang yang berlokasi di dalam area Geothermal PLTU Kamojang. Sekaligus ia #napaktilas sembari mengajak serta prajuritnya; bahwasanya di tempat inilah pertama kalinya sang bunda melihat prasasti Rock Bit tertancap abadi di Kawah Kamojang :mrgreen:

Setelah membayar tiket masuk dan memarkirkan pansernya, peleton bunda berjalan kaki memasuki wilayah hutan pegunungan yang beriklim sejuk. Tampilan uap kawah pun datang menyambut –serasa direngkuh kabut! Kondisi Kawah Kamojang #jamannow sudah tertata rapi dengan adanya pathways, sehingga pengunjung dapat leluasa berjalan mengunjungi 2 kawah utama, yakni Kawah Kereta Api dan Kawah Hujan. Kawah/kepundan yang berada di wilayah ini memang berbeda dari lainnya, merupakan uap panas yang keluar dari bekas pengeboran panas bumi, maupun uap panas yang keluar secara natural/alami di  atas permukaan tanah. Jadi bukanlah kawah yang terbentuk dari hasil letusan gunung.

Kawah pertama yang ditemui barudak bunda adalah Kawah Kereta Api. Berjudul demikian sebab Sumur Kmj-3 atau sering disebut Kawah Kereta Api mengeluarkan bunyi siulan kencang mirip suara kereta api, yang berasal dari tekanan uap panas bumi yang terestriksi oleh pipa sumur. Sumur Kmj-3 merupakan sumur panas bumi pertama yang di-bor oleh pemerintah Kolonial Belanda pada tahun tahun 1926. Sumur yang memiliki kedalaman 60 meter ini masih menghembuskan uap panas dengan suara ekspress eh nyaring (sampai laskar mini harus menutup kedua telinganya!). Hal tersebut mengindikasikan geothermal merupakan energi yang berkelanjutan (sustainable energy) 💡

Bunda pun bercerita kepada barudak-nya akan peristiwa yang terjadi di Kawah Kereta Api ini beberapa dekade lalu. Sewaktu regu ‘tukang minyak’ melaksanakan ekskursi di Kawah Kamojang, bunda dkk menyaksikan seorang kakek sakti sanggup menahan semburan kencang uap panas yang keluar dari mulut sumur dengan hanya menggunakan sebilah batang kayu. Atraksi ajaib ini sontak membuat seluruh regu menganga terpana! Boleh jadi sang kakek adalah Rambo dari Kamojang 😎

Selepas mendengar kisah fenomenal Kakek Rambo, legiun bunda lanjut berjalan menyusuri jalan setapak menuju kawah lain dalam kawasan ini. Kawah Hujan adalah salah satu bentuk manifestasi panas bumi di permukaan. Berupa mata air panas (suhu 95°- 98ºC) yang sering didatangi untuk pengobatan terapi uap kawah. Mandi uap disini kabarnya dapat mengatasi flu, asma, kanker payudara, jantung, stroke, paru-paru, eksim, hernia, dan sinus.

Bunda berjumpa dengan seorang ibu yang keseleo kakinya akibat tabrakan motor. Pengobatannya di’bantu’ oleh seorang bapak tua (yang merupakan descendant dari sang Rambo) melalui media uap panas. Melihat bunda datang menenteng bocah 3 orang, dengan seorang ABG yang memanggilnya “Bunda”, ibu tersebut mengatakan “Bundanya masih muda sekali ya”. Seketika cuping hidung si bunda kembangkempis.com.. (abaikan celoteh *gak penting* yang sudah terlanjur di-typo ini) 🙄

Setelah hidungnya kembali normal, ia lantas menghayati suasana sejuk pegunungan seraya menikmati natural -hot rock- sauna di alam raya. Warga bunda yang datang dengan tujuan untuk berwisata alam di kawah ini pun mendapatkan bonus! Percikan steam/air panas yang terdapat pada aliran sungai kecil bagaikan di tusuk jarum jika kita berada didekatnya. Bunda menyebutnya sebagai “Acupuncture Natural Therapy“, akupunktur alami langsung dari bumi Kamojang! 😀 Setiap cipratan/tusukan yang mengenai tubuh tidak dapat diprediksi karena alam yang membuatnya. Ke’seru’an yang mengundang geli ini belum pernah dialami bunda pada kawah lain!

Namun apakah uap kawah tersebut benar-benar sakti dan mujarab? Bunda sengaja menghampiri kepulan pekat uap panas, siapa tau dapat berubah menjadi Angelina Jolie. Tetapi setelah uap tersibak.. lokh koq penampakan bunda masih sammaaa??!!?  😯

Dalam suasana mendung berkabut penuh kesan misterius, sungguh tempat ini terasa sakti adanya.. :mrgreen:

PS: Special thanks to Oilers’92 yang telah membawa angkatan bunda melaksanakan Ekskursi di Kawah Kamojang 🙂

Petuah KoperBunda:

  • Taman Wisata Alam Kawah Kamojang berada di Desa Laksana, Kecamatan Ibun, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Lokasinya tak jauh dari lapangan panas bumi pertama di Indonesia yang beroperasi sejak tahun 1983 dikelola oleh PT. Pertamina Geothermal Energy.
  • Ambil rute menuju arah Samarang jika anda datang dari kota Garut, lalu belok kanan di pertigaan menuju Kamojang melewati Kampung Sampireun dan Kebun Mawar Situhapa. Anda dapat sekaligus berkunjung ke tempat-tempat wisata tersebut searah dengan Kawah Kamojang.
  • Menuju Kawah Kamojang sudah tidak perlu lagi melewati tanjakan Monteng yang curam dengan tikungan tajam, karena sekarang sudah berdiri tegak jembatan baru Kamojang Hill Bridge, yang memangkas jarak tempuh hingga langsung ke area geothermal.
  • Harga tiket masuk kawasan hari biasa Rp. 5k/orang dan Rp. 10k/mobil, pada hari libur Rp. 7,5k/orang dan Rp. 15k/mobil.
  • Selain Kawah Kereta Api dan Kawah Hujan, di area ini terdapat Kawah Brecek dan Kawah Manuk yang juga menarik untuk disinggahi.
  • Anda pun dapat melaksanakan wisata edukasi di Pusat Konservasi Elang Kamojang berupa lembaga yang melestarikan elang yang hampir punah. Di tempat ini anda dapat menyaksikan jenis satwa endemik yang makin jarang dijumpai akibat menipisnya kawasan hutan di Pulau Jawa 😥
  • Intip juga catatan tour de Garut kelana bunda diawali dengan berakit-rakit ria mengunjungi situs Candi Cangkuang dan Kampung Adat Pulo, sarapan numpak perahu di Kamojang Green Hotel & Resort, kuliner “asa ngampung” di Mulih Ka Desa, mengudap nasi liwet hangat RM Pak Asep Stroberi yang disajikan dalam kastrol, serunya petualangan #Epic!Adventure laskar bolang di Gunung Papandayan, diakhiri dengan mencicipi coklat #AntiGalau Chocodot Boutique Store 😀

This slideshow requires JavaScript.

Leave a Comment