Plataran Borobudur Resort & Spa, Magelang

Kota Magelang di Jawa Tengah memiliki sejumlah resort yang amat menakjubkan, tersembunyi di tengah alam pedesaan. Setelah sebelumnya menyambangi Amanjiwoa secluded hidden paradise in the jungle, Plataran Borobudur Resort –yang hidden di kehijauan lereng bukit Desa Tanjungan– menjadi pilihan akomodasi keluarga bunda selanjutnya.

Saya cukup takjub atas kecanggihan bunda mendapatkan informasi tentang suatu tempat yang menawan di lokasi nun jauh di pedalaman. Saya akui salah satu kelebihan bunda kala traveling adalah memiliki radar dalam mencari dan menemukan lokasi private atau ‘hidden’. Mungkin terlatih dari pengalamannya terdahulu sering pacaran hidden-hidden.

Plataran Borobudur adalah sebuah butik hotel yang mengusung konsep eco-friendly. Kompleks villa Plataran dibangun mengikuti kontur dan diatur sedemikian rupa agar menyatu dengan lingkungan sekelilingnya. Hasilnya terasa bagai berada di sebuah desa dan bukannya resor.

Plataran hospitality langsung terasa begitu kaki menginjak lobby. Alunan merdu gamelan menyambut tamu yang datang, seolah melambatkan waktu dan membuat ayah leluasa disaat check-in. Complimentary berupa segelas air sereh dingin yang segar (dan boleh minta nambah) sampai habis satu gentong diminum Den Ujang. Staff yang sigap dan -walau berat- tetap tersenyum lebar ketika menggotong tubuh montok saya ke sebuah golf cart yang akan mengantarkan pasukan bunda menuju villa.

Executive Suite Villa dipesan karena memiliki plunge pool atau jacuzzi pribadi yang bebas digunakan walau malam tlah menjelang bertabur bintang-bintang. Villa ini juga mempunyai tropical garden dilengkapi dengan comfy lounger untuk menikmati panorama candi Borobudur, gunung Merapi, sawah dan hutan jati yang terbentang di depan mata.

Bunda tertarik menginap disini karena it’s so unique dan antique, sama seperti pribadi bunda yang antique-riqiplique. Villa kayu seluas 75sqm memuat pintu gebyok ukiran kayu, tempat tidur kayu berkelambu, mural wayang di dinding kayu, dan perabot antik serba kayu, bagai memutar waktu kembali ke rumah-rumah Jawa tempo doeloe. Lantai kayu yang berderit saat dipijak menimbulkan sensasi, terutama bila berderit sendiri diatas jam 12 malam!

Berbeda sekali dengan suasana kamar mandinya yang luas bernuansa modern klasik. Bathtub, shower, double sink, toiletries, sabun dan sampo yang super wangi lengkap dengan butiran garam mandi membuat bunda betah berlama-lama mandi disini (sampai kuku jempol keriput).

Pada interior Patio Colonial Lounge & Restaurant, banyak dijumpai pengaruh tradisional Jawa dipadu dengan kemewahan Colonial. Breakfast disajikan tidak dalam bentuk buffet, melainkan a la carte dengan berbagai pilihan set menu yaitu American, Continental atau ‘Plataran style’such as muffin-bayam kesukaan Popeye). Egg Benedict favorit si Neng yang dipesan saat sarapan sungguh alamak lazatto!

Selepas sarapan, keluarga kecil ini bercengkrama di Menoreh Open Air Deck, berupa anjungan yang menghadap langsung ke Borobudur equipped dengan teropong untuk menyaksikan sunrise view. Berbagai sarana relaksasi seperti pijat detoxifying treatment di Padma Spa dan sesi yoga di Plataran Putri Dewi, atau sekedar duduk santai menyesap teh Jawa di teras villa saat hujan tiba, sungguh menentramkan sukma.

Kolam renang utama yang berada di depan Patio Resto boleh digunakan untuk tamu hotel. Gerombolan tjilik juga dapat belajar dan bebas bermain di children playground, mini-zoo, organic garden dan mushroom house. Pengalaman yang memanjakan jiwa dan raga seluruh keluarga.

Keunggulan lainnya adalah lokasi yang hanya berjarak 1 km dari UNESCO Heritage Temple. Disediakan free ‘convertible’ shuttle bus bertingkat bagi tamu hotel untuk mengunjungi Candi Borobudur. Regu bunda langsung menempati tempat duduk di atas bis dengan atap terbuka, agar dapat lebih leluasa melihat dan mengabadikan pemandangan pedesaan di sepanjang 20 menit waktu perjalanan. Dan walau menjadi tontonan warga desa, bunda tidak merasa malu, bahkan tak segan melambaikan tangan bak Ratu Elizabeth.. hingga bruushkk.. jidat lebarnya terantuk juntaian buah rambutan yang menggantung di dahan (masih untung daripada terantuk buah durian!).

Saran KoperBunda:

  • Plataran Borobudur adalah penginapan yang paling HARUM yang pernah bunda temui. Iklim tropis memang mengundang nyamuk datang tapi hanya ditempat ini nyamuk dibasmi dengan wewangian. Obat nyamuk listrik beraroma lavender, body lotion harum anti nyamuk, dan wewangian aromatherapy tak hanya membius nyamuk tapi juga seluruh penghuni villa. Bahkan aroma sabun cairnya teramat wangi sehingga tak perlu lagi menyemprotkan parfum atau colognet anda.
  • Direction menuju Plataran Borobudur Resort, tipe villa, beserta special offers dapat anda temukan disini.
  • Sebagian besar tamu resort adalah pelancong dari luar negeri yang mengharapkan ketenangan atau biasa disebut “peace & quiet seeker“, jadi please bagi anda yang memiliki suara badai atau lengking mencetar harap dikecilkan volumenya ya!
  • Yang paling unik di resort ini adalah adanya sebuah ruangan istimewa bagi tamu yang rela mengeluarkan sejumlah uang untuk menikmati suasana dan makanan dalam balutan kemegahan ala tradisi istana kerajaan era Victoria. The Kastil Royal Dining merupakan ‘a secret chamber’ dimana anda bisa merasakan sensasi jamuan mewah bak raja dan ratu Eropa.
  • Jangan lewatkan layanan ‘Free Shuttle Bus’ yang mengantarkan anda ke candi Borobudur. Anda diajak melalui rute pedesaan bersuasana Jawa alami, dan tiba disebuah spot terbaik dimana kang mas driver akan berhenti meluangkan waktu bagi anda untuk mengabadikan kemegahan maha karya Borobudur yang bersikukuh tegak diatas sawah pedesaan. Awesome!
  • Plataran Shuttle Bus berangkat dari lobby tepat pukul 10.00 WIB dan kembali menjemput anda di Borobudur pada pukul 15.00 WIB. Namun bila jadwal tersebut tidak sesuai dengan travel itinerary, anda dapat menyewa andong (kereta tenaga kuda) di parkiran bis pariwisata seharga Rp 75k untuk membawa anda kembali pulang ke Plataran. Pengalaman yang mengesankan untuk sang buah hati setelah lelah mendaki candi. Teramat berkesan sehingga si bungsu tertidur pulas diayun oleh derap kaki kuda.
  • Guna menarik minat wisatawan domestik, Plataran Borobudur menambah fasilitas dine yakni Stupa Restoran. Resto yang berbentuk joglo ini menempati sisi selatan area resor yang langsung menghadap deretan pegunungan Menoreh. Dengan jasa shuttle bus, anda dapat menikmati makan siang atau malam di resto yang menghidangkan sajian nusantara selain western menu.
  • Saat ini sedang dibangun sebuah bisnis hotel 4 lantai dan ruang convention. Jadi segera hembuskan rayuan maut anda kepada atasan untuk mengadakan meeting di Plataran Borobudur Resort, ya! 😉
  • Terakhir, saya kasih contekan tempat hidden lainnya di Magelang. Selain Amanjiwo dan Plataran Borobudur Resort, berbagai pilihan akomodasi seperti Villa Borobudur, MesaStila Resort, Rumah Boedi Private Villa, dan Losari Spa Retreat & Coffee Plant sekiranya dapat menyegarkan diri anda. Tempat-tempat itulah yang tertulis di dalam ‘hidden list’ bunda bila suatu hari nanti hendak hidden-hidden kabur bersama ayah, menghindar dari jeritan armada cilik bunda yang memekakkan telinga.

This slideshow requires JavaScript.

4,251 total views, 4 views today

2 Replies to “Plataran Borobudur Resort & Spa, Magelang”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *